Kasus Vina Cirebon: Status Tersangka Pegi Setiawan Resmi Batal, Respons Hotman Paris Mengemuka

Berita Seputar Indonesia – Kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina Cirebon yang telah berlangsung sejak 2016, memasuki babak baru setelah Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, menyatakan bahwa penetapan Pegi Setiawan alias Perong sebagai tersangka tidak sah dan harus di batalkan.

Putusan ini di umumkan dalam sidang yang di gelar pada Senin, 8 Juli 2024. Dengan keputusan ini, Pegi Setiawan di nyatakan bebas dari status tersangka dalam kasus yang menewaskan Vina tersebut. Hal ini memaksa pihak kepolisian untuk melanjutkan pencarian terhadap pelaku sebenarnya dari pembunuhan ini.

Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, menyampaikan reaksi atas keputusan ini melalui akun Instagram resminya pada hari yang sama. Dia menekankan bahwa penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat telah di nyatakan tidak sah oleh pengadilan.

“Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Eman Sulaeman, telah mengabulkan permohonan praperadilan Pegi Setiawan. Dengan demikian, penetapan status tersangka yang di lakukan oleh penyidik Polda Jabar terhadap Pegi Setiawan adalah tidak sah,” tulis Hotman dalam unggahannya.

Di ketahui, Pegi Setiawan mengajukan gugatan praperadilan pada 11 Juni 2024, yang terdaftar dengan nomor 10/Pid.Pra/2024/PN Bandung. Hakim Eman Sulaeman mengabulkan gugatan ini, memberikan dasar hukum bahwa penetapan tersangka harus di lakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Permohonan praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus Vina di kabulkan. Hakim menilai bahwa seseorang yang akan di tetapkan sebagai tersangka harus terlebih dahulu di panggil secara sah. Hal ini tidak sesuai dengan peraturan Kapolri tahun 2012 jika tidak dilakukan,” lanjut Hotman Paris.

Hak untuk Membela Diri

Lebih lanjut, Hakim Eman Sulaeman menegaskan bahwa berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi, penetapan seseorang sebagai tersangka memerlukan panggilan resmi terlebih dahulu, kecuali dalam kasus tertangkap tangan. Hal ini penting agar tersangka memiliki kesempatan untuk membela diri dan proses hukum dapat berjalan adil.

“Hakim juga berpendapat bahwa, sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi, sebelum seseorang di nyatakan sebagai tersangka, dia harus di panggil secara resmi, kecuali dalam kasus tangkap tangan. Tersangka memiliki hak untuk membela diri dan tidak boleh secara langsung ditetapkan sebagai tersangka tanpa melalui prosedur yang benar,” ujar Hotman Paris dalam keterangannya.

Pernyataan ini mendampingi unggahan tangkapan layar dari situs berita yang memuat headline: “Breaking News! Penetapan Tersangka Pegi Tidak Sah dan Batal Demi Hukum.”

Hakim Eman Sulaeman juga memerintahkan pembatalan segala keputusan dan penetapan yang di keluarkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Di reskrimum) Polda Jawa Barat terkait status tersangka Pegi Setiawan.

Dampak Putusan

Selain itu, dalam putusannya, hakim memerintahkan agar Pegi Setiawan segera di bebaskan dari tahanan dan hak-haknya di pulihkan, termasuk status dan martabatnya sebelum penetapan tersangka.

“Memerintahkan kepada termohon untuk melepaskan pemohon dari tahanan,” ujar Hakim Eman Sulaeman dalam putusannya. “Serta memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabat seperti semula, dan membebankan biaya perkara kepada negara,” tambahnya.

Keputusan ini membuka kembali pencarian kebenaran dalam kasus tragis Vina Cirebon, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sumber : Liputan6

Spread the love

Related Posts

Keluarga Viral Beserta Balita Di Sekap Aparat Kepolisian

Berita Seputar Indonesia – Keluarga Viral Beserta Balita Di Sekap Aparat Kepolisian Sebuah video viral di media sosial menggambarkan kejadian yang menghebohkan. Di mana sekelompok oknum polisi di duga melakukan penyekapan terhadap…

Spread the love

Dr. Richard Lee Janji Memberikan Pekerjaaan Pada Secutity Viral

Berita Seputar Indonesia – Dr. Richard Lee Janji Memberikan Pekerjaaan Pada Secutity Viral Kisah Dr. Richard Lee tidak hanya mengundang simpati, tetapi juga Dr. Richard juga memunculkan kepedulian dan tindakan nyata.…

Spread the love

You Missed

Jennifer Coppen Rindu Berat: “Kenangan dengan Dali Wassink Semakin Hari Makin Berat, Tapi Aku Mencoba Ikhlas

Jennifer Coppen Rindu Berat: “Kenangan dengan Dali Wassink Semakin Hari Makin Berat, Tapi Aku Mencoba Ikhlas

Menjelang Ultah, Jennifer Coppen Pinta Pelukan dari Dali Wassink: ‘Bangun Dong, Aku Pengin Peluk

Menjelang Ultah, Jennifer Coppen Pinta Pelukan dari Dali Wassink: ‘Bangun Dong, Aku Pengin Peluk

Inara Rusli dan Ruben Onsu Jelajahi Seongnam, Bicara Bedah Plastik di Korea

Inara Rusli dan Ruben Onsu Jelajahi Seongnam, Bicara Bedah Plastik di Korea

Sarwendah Terharu Pasal Penyelesaian Masalah rumah Tangga Bersama Ruben Onsu

Sarwendah Terharu Pasal Penyelesaian Masalah rumah Tangga Bersama Ruben Onsu

BCL dan Dugaan Penggelapan Rp6,9 Miliar: Polisi Beri Penjelasan Soal Pemanggilan

BCL dan Dugaan Penggelapan Rp6,9 Miliar: Polisi Beri Penjelasan Soal Pemanggilan

Nagita Slavina Hamil Lagi? Raffi Ahmad: “Kita Sedang Berusaha dan Berdoa

Nagita Slavina Hamil Lagi? Raffi Ahmad: “Kita Sedang Berusaha dan Berdoa